Kang-Imam
Kang-Imam

@kan9imam

20 تغريدة 66 قراءة Dec 03, 2023
NGAJI ONLINE KITAB NASHOIHUL IBAD
#Bab V:
#Makalah Ke 9 : Lima Kebahagiaaan di Dunia dan Akhirat
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
وعن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما
Abdullah bin Amru bin Ash ra berkata,
خمس من كن فيه سعد فى الدنيا والأخرة
Orang yang memiliki lima hal berikut ini tentu bahagia di dunia dan akirat, yaitu:
أولها أن يذكر لا إله إلا الله محمد رسول الله وقتا بعدوقت
Ia suka membaca lafal laa ilaaha illalllah Muhammadar Rasuulullah
وإذا ابتلى ببلية قال إنا لله وإنا إليه راجعون ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم
Apabila ditimpa musibah, maka ia mengucapkan inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘Aliyyil ‘azhiim.
(Sesungguhnya kami ini milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Tiada daya (untuk menjauhi maksiat) dan tiada kekuatan (untuk taat), kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)
وإذا أعطي بنعمة قال: الحمد لله رب العالمين شكرا للنعمة
Apabila diberi rahmat, maka ia membacaAlhamdulillah rabbil ‘alamiin (Segala puji hanyalah milik Allah, Rabb semesta alam), sebagai bentuk syukur (dengan cara lisan) karena bersyukur atas nikmat yang ia terima
وإذا ابتدأ فى شيء قال بسم الله الرحمن الرحيم
Apabila memulai sesuatu (ucapan atau perbuatan) ia membacabismillaahirrahmaanirrahiim
وإذا أفرط منه ذنبا قال أستغفرالله العظيم وأتوب إليه
Apabila banyak dosa, ia membacaastaghfirullaahal ‘adziim wa atuubu ilaih. (aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya).
Keterangan :
Berkaitan dengan poin 1, Rasulullah SAW bersabda, Perbanyaklah kalian berdzikir kepada Allah s.w.t. dalam segala keadaan, dikarenakan sesungguhnya tidak ada amal yang lebih dicintai oleh Allah dan lebih menyelamatkan seseorang dari semua keburukan dunia dan akhirat
daripada berdzikir kepada Allah. (HR. Ibnu Sharshari)
Berkaitan dengan poin 2, Rasulullah SAW bersabda, Janganlah kalian banyak berbicara selain berdzikir kepada Allah, dikarenakan sesungguhnya banyak berbicara selain dzikir bisa menyebabkan hati keras,
padahal manusia yang paling jauh dari rahmat Allah adalah orang yang mempunyai hati keras.” (HR. Tirmidzi)
Berkaitan dengan poin 3, Rasulullah SAW bersabda, Ucapan yang paling disenangi oleh Allah ada empat, yaitu:subhaanallaah, al-hamdulillaah, laa ilaaha illallaah,
Dan Allaahu akbar. tidak masalah bagimu untuk memulai dari lafazh yang mana dalam mengucapkannya. (HR. Muslim dan Nasa’ dari Samurah bin Jundub)
Ucapkanlah, ‘laa ilaaha illallaah’ dan ‘Allaahu akbar’; ucapkanlah ‘subhaanallaah’ dan ‘al-hamdulillaah’
dan ucapkanlah ‘tabaarokallaah. sebab semua ucapan itu merupakan lima perkara yang tak ada perkara lain yang bisa menyamainya. (HR. Ibnu Sharshari)
Berkaitan dengan poin 4, Rasulullah SAW bersabda, Setiap perbuatan baik yang di dalamnya tidak dimulai dengan pujian kepada Allah,
maka perbuatan tersebut terputus (dari rahmat Allah).” (HR. Ibnu Hibban)
Setiap perbuatan baik yang di dalamnya tidak dimulai dengan bacaan basmalah, maka perbuatan tersebut terputus (dari rahmat Allah). (HR. Abu Dawud, dari Abu Hurairah)
Berkaitan dengan poin 5, Rasulullah SAW bersabda, “Maukah aku tunjukkan kepada kalian mengenai penyakit kalian dan obat untuk kalian? Bahwasanya penyakit kalian adalah berbuat dosa, sedangkan obatnya adalah beristighfar.” (HR. Dailami, dari Anas bin Malik)
Barangsiapa selalu membaca istighfar, maka Allah akan menjadikan untuk dirinya jalan keluar dari semua kesulitan, menjadikan kegembiraan dari semua kesusahan, dan akan memberi rezeki kepadanya dari jalan yg tidak di sangka2 (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah, dari Ibnu ‘Abbas
Hendaklah kalian banyak mengucapkanlaa ilaaha illallaah dan beristighfar, sebab iblis berkata, ‘Aku membinasakan manusia dengan merayunya untuk berbuat dosa, namun mereka membinasakan aku dengan banyak mengucapkan laa ilaaha illallaah danberistighfar.
saat aku melihat yang seperti itu, maka aku akan membinasakan mereka dengan merayunya untuk mengikuti hawa nafsu mereka yang dengan begitu mereka menyangka bahwa mereka berada dalam petunjuk.’” (HR. Ahmad dan Abu Ya’la, dari Abu Bakar Ash-Shiddiq)
Al-Faqih Abu Laits
berkata: “Barangsiapa memelihara tujuh perkara, maka ia akan menjadi orang yang mulia di sisi Allah dan di hadapan para malaikat; Allah akan mengampuni dosanya meski banyaknya seperti buih lautan; ia akan merasakan nikmatnya melaksanakan ketaatan
Dan hidup matinya akan berada dalam kebaikan. Ketujuh perkara itu merupakan:
membaca basmallah setiap akan memulai sesuatu;
membaca hamdallah setiap kali selesai mengerjakan sesuatu;
membaca istighfar setiap kali menjalankan sesuatu yang tidak bermanfaat;
mengucapkan insya Allah setiap kali berjanji untuk menjalankan sesuatu;
mengucapkan laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim setiap kali menemukan sesuatu yang tidak disenangi.
mengucapkan innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun setiap kali tertimpa musibah
Dan banyak-banyaklah membaca laa ilaaha illallooh muhammadur rasuulullooh, baik siang hari ataupun malam hari.

جاري تحميل الاقتراحات...