Kalau kamu bilang “dua koma tiga belas”, kamu betul-betul harus “protes” kepada guru Matematikamu.
Rasanya aneh kalau kamu salah selama 12 tahun (dari SD sampai SMA). Kemungkinan besar, kamu memang enggak pernah tahu.
Rasanya aneh kalau kamu salah selama 12 tahun (dari SD sampai SMA). Kemungkinan besar, kamu memang enggak pernah tahu.
Eh?
Ya, coba perhatikan tiga aturan berikut.
1. Angka di belakang koma tidak menunjukkan satuan, puluhan, ratusan, dll.
Jadi, kalau dibaca/ditulis dengan kata “puluh”, “ratus”, “ribu”, dst., itu salah.
Ya, coba perhatikan tiga aturan berikut.
1. Angka di belakang koma tidak menunjukkan satuan, puluhan, ratusan, dll.
Jadi, kalau dibaca/ditulis dengan kata “puluh”, “ratus”, “ribu”, dst., itu salah.
2. Baik 2,13 maupun 2,130 bernilai sama.
Jadi, kalau dibaca/ditulis “dua koma tiga belas” dan “dua koma seratus tiga puluh”, bukankah nilai keduanya menjadi berbeda?
Jadi, kalau dibaca/ditulis “dua koma tiga belas” dan “dua koma seratus tiga puluh”, bukankah nilai keduanya menjadi berbeda?
Apakah itu berarti: 2,130 > 2,13?
Tentu tidak! Sama!
Tentu tidak! Sama!
3. Angka di belakang koma ditulis sesuai dengan urutannya.
0,002 ditulis nol koma nol nol dua
0,020 ditulis nol koma nol dua nol (BUKAN nol koma nol dua puluh)
0,100000 ditulis nol koma satu nol nol nol nol nol (BUKAN nol koma seratus ribu)
0,020 ditulis nol koma nol dua nol (BUKAN nol koma nol dua puluh)
0,100000 ditulis nol koma satu nol nol nol nol nol (BUKAN nol koma seratus ribu)
Perhatikan:
Haruskah kita MEMBACA nol koma satu nol nol nol nol nol untuk melafalkan angka 0,100000?
Tidak!
Haruskah kita MEMBACA nol koma satu nol nol nol nol nol untuk melafalkan angka 0,100000?
Tidak!
Dari segi kepraktisan, kita tidak perlu membaca angka nol yang terletak setelah bilangan asli karena nilainya toh sama.
0,100000 = 0,1
0,3200 = 0,32
0,100000 = 0,1
0,3200 = 0,32
Namun, kalau bicara tentang PENULISAN, ya ... ini lain cerita. Tuliskan apa adanya.
Nol koma satu nol nol nol nol nol.
Nol koma satu nol nol nol nol nol.
Jangan pakai titik!
Ini juga penting. Karena angka setelah koma tidak dilafalkan puluh, ratus, atau ribu, kita tidak boleh mengelompokkan digit setelah koma seolah-olah seperti ribuan.
Ini juga penting. Karena angka setelah koma tidak dilafalkan puluh, ratus, atau ribu, kita tidak boleh mengelompokkan digit setelah koma seolah-olah seperti ribuan.
✅ 23,3456
BUKAN
❌ 23,3.455
BUKAN
❌ 23,3.455
Sekarang, coba kamu tonton siaran berita ekonomi, misalnya @CNNIndonesia atau @cnbcindonesia
(khususnya saat mereka sedang membahas saham atau semacamnya). Coba perhatikan cara si pembawa berita melafalkan bilangan desimal. Sudah tepatkah?
(khususnya saat mereka sedang membahas saham atau semacamnya). Coba perhatikan cara si pembawa berita melafalkan bilangan desimal. Sudah tepatkah?
جاري تحميل الاقتراحات...