Setiap penyakit ada obatnya, dan obatnya dosa-dosa adalah istighfar”.
٢. وقال صلى الله عليه وسلم :
لِكُلِّ شَيْءٍ حِلْيَةٌ وَحِلْيَةُ الذُّنُوْبِ الْاِسْتِغْفَارُ.
Setiap sesuatu ada perhiasannya, dan perhiasan dosa-dosa adalah istighfar
٢. وقال صلى الله عليه وسلم :
لِكُلِّ شَيْءٍ حِلْيَةٌ وَحِلْيَةُ الذُّنُوْبِ الْاِسْتِغْفَارُ.
Setiap sesuatu ada perhiasannya, dan perhiasan dosa-dosa adalah istighfar
. وقال صلى الله عليه وسلم
مَنِ اسْتَغْفَرَ غَفَرَ اللهُ لَهُ وَإِنْ كَانَ فَارًّا مِنَ الزَّحْفِ.
Barang siapa beristighfar, maka Allah mengampuni dosanya meskipun dia pernah (melarikan diri dari medan perang di jalan Allah SWT tanpa sebab merupakan salah satu dari dosa besar)
مَنِ اسْتَغْفَرَ غَفَرَ اللهُ لَهُ وَإِنْ كَانَ فَارًّا مِنَ الزَّحْفِ.
Barang siapa beristighfar, maka Allah mengampuni dosanya meskipun dia pernah (melarikan diri dari medan perang di jalan Allah SWT tanpa sebab merupakan salah satu dari dosa besar)
. وقال صلى الله عليه وسلم
مَا أَصَرَّ مَنِ اسْتَغْفَرَ وَإِنْ عَادَ فِي الْيَوْمِ سَبْعِيْنَ مَرَّةً
Tidaklah tetap dosa orang yang beristighfar meskipun dia mengulangi (dosa itu) dalam sehari sebanyak 70 kali
مَا أَصَرَّ مَنِ اسْتَغْفَرَ وَإِنْ عَادَ فِي الْيَوْمِ سَبْعِيْنَ مَرَّةً
Tidaklah tetap dosa orang yang beristighfar meskipun dia mengulangi (dosa itu) dalam sehari sebanyak 70 kali
وقال صلى الله عليه وسلم
مَنِ اسْتَغْفَرَ بَعْدَ الذُّنُوْبِ غَفَرَ اللهُ لَهُ فَهُوَ لَها كَفَّارَةٌ.
Barang siapa beristighfar setelah melakukan dosa-dosa maka Allah mengampuninya, maka istighfar itu adalah pelebur bagi dosa-dosa itu
مَنِ اسْتَغْفَرَ بَعْدَ الذُّنُوْبِ غَفَرَ اللهُ لَهُ فَهُوَ لَها كَفَّارَةٌ.
Barang siapa beristighfar setelah melakukan dosa-dosa maka Allah mengampuninya, maka istighfar itu adalah pelebur bagi dosa-dosa itu
جاري تحميل الاقتراحات...